bahaya-lalat

6 Bahaya Lalat untuk Kesehatan Anda yang Wajib Diwaspadai

Bahaya Lalat tidak boleh diabaikan. Lalat menjadi hewan yang kotor dan membawa penyakit, maka tidak mengherankan jika makanan yang sudah dihinggapi oleh lalat ini tidak boleh dimakan lagi. Yang menjadikan lalat ini adalah hewan kotor adalah lalat tersebut sering hinggap di tempat sampah, bahkan lalat juga senang hinggap di sisa-sisa makanan.  Lalat yang hinggap di tempat sampah akan bisa langsung hinggap di atas makanan Anda dan kemudian menularkan bakteri, virus, dan juga parasit di atas makanan Anda. Lalat juga akan bisa bertelur di atas makanan Anda kemudian menjadi ulat kecil yang disebut dengan belatung. Belatung merupakan larva lalat yang bisa menyebabkan berbagai macam masalah pada kesehatan manusia terutama pencernaan.

Makanan yang Dihinggapi Lalat

 

Hampir semua orang tahu jika lalat ini adalah hewan yang suka di tempat kotor, namun banyak yang tidak menyadari jika bahaya lalat ini sangat nyata.  Meski makanan dihinggapi lalat hanya sepersekian detik tetap saja makanan tersebut tidak boleh dimakan. Ahli mengungkapkan bahwa lalat ini lebih menjijikkan dibandingkan dengan kecoa. 1 ekor lalat mampu membawa sebanyak 300 jenis virus, bakteri, bahkan parasit yang menyebabkan penyakit. Karena alasan tersebut makanan yang sudah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dikonsumsi lagi.

Bahaya Mengonsumsi Makanan yang Dihinggapi Lalat

 

1.    Diare

Bahaya lalat bagi kesehatan manusia yang pertama adalah diare. Jangan menganggap remeh diare karena penyakit ini akan sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Diare bisa menyebabkan kematian jika penderitanya mengalami dehidrasi yang menyebabkan darah mengental bahkan menggumpal. Diare ini juga disebabkan oleh lalat. Saat Anda memakan makanan sembarangan di pinggir jalan dengan higienitas yang kurang bagus akan membuat Anda berpotensi mengalami diare. 

Perhatikan tempat makan Anda apakah banyak lalat dan serangga lainnya di tempat tersebut atau tidak. Jika makanan dan tempatnya bersih dari serangga Anda bisa makan di tempat tersebut. Begitu pula saat Anda ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti sayur atau bahan makanan pokok lainnya, pilih di tempat yang tidak ada lalatnya terutama jika Anda berbelanja di pasar tradisional.

2.    Disentri

Bahaya lalat yang hinggap di makanan selanjutnya adalah menyebabkan disentri. Disentri ini mirip dengan diare hanya saja disentri ini disertai dengan darah. Disentri merupakan radang usus yang juga menyebabkan diare disertai dengan lendir. Sesuai dengan penyebabnya disentri ini dibagi menjadi dua yang pertama adalah basiler atau shigellosis yang disebabkan oleh bakteri shigella. Yang kedua adalah disentri amuba yang disebabkan oleh amuba yang ada di daerah tropis.  Lalat ini akan menularkan bakteri shigella yang mana menjadi penyebab disentri.

3.    Tifus

Bahaya lalat yang harus Anda waspadai selanjutnya adalah menyebabkan tifus. Seperti yang diketahui bahwa tifus ini bisa disebabkan oleh lalat yang membawa bakteri Salmonella Typhi kemudian menempel di makanan.  Saat sistem imun Anda menurun dan jajan sembarangan akan membuat Anda mudah untuk terkena penyakit ini. Selain dari makanan, tifus ini bisa disebabkan oleh air yang sudah terinfeksi, kontak langsung dengan penderita juga akan menyebabkan Anda mudah terkena penyakit ini. Agar Anda tidak terkena penyakit tifus, saat tubuh sedang lemah jangan jajan atau makan sembarangan dan selalu dengan rajin cuci tangan.

4.    Mulas

Anda yang jajan sembarangan atau memakan makanan yang sudah terkontaminasi dengan lalat ini akan menyebabkan rasa mulas. Hal ini bisa terjadi jika Anda memiliki organ pencernaan yang sensitif.

5.    Kolera

Kolera ini menjadi penyakit yang berbahaya dan disebabkan oleh bakteri bernama Vibrio cholera. Bakteri ini akan menular ke manusia dan disebabkan oleh lalat hijau. Penyakit ini tidak boleh diabaikan karena bisa membuat diare hebat dan bahkan menyebabkan kematian. 

6.    Hepatitis A

Bahaya lalat selanjutnya adalah akan menyebabkan penyakit hepatitis A, hal itu dikarenakan di kaki lalat mampu menyebarkan virus hepatitis A. Selain itu virus juga akan disebarkan di sayap lalat dimana hanya dalam waktu 1-2 detik saja virus tersebut akan berpindah ke makanan yang dihinggapinya. Kuman dan virus ini hanya visa bertahan beberapa jam saja di permukaan makanan, namun saat Anda langsung melahapnya virus ini akan cepat berkembang biak dan menyebabkannya menjadi infeksi.

Baca Juga: 23 Cara Mengusir Lalat dari Rumah Paling Ampuh

bahaya-lalat-diare

Menjaga Makanan Tidak Dihinggapi Lalat

 

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari bahaya lalat dan menjaga makanan tidak dihinggapi lalat. Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan:

1.    Menjaga lingkungan tetap terjaga kebersihannya

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menjaga lingkungan tetap terjaga kebersihannya. Lalat ini akan mudah datang di lingkungan yang kotor dan bau.  Penting bagi Anda untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan bersih.  Caranya adalah dengan membuang sampah pada tempatnya, jangan sering membuat sampah menumpuk, dan jika ada makanan basi atau sisa makanan segeralah untuk membuangnya. Tutup tempat sampah Anda dengan baik agar lalat tidak berkerumun di tempat sampah tersebut. Daya penciuman lalat ini sangat peka sehingga ketika mencium sesuatu yang bau dia akan langsung datang dan hinggap.

2.    Kebiasaan menutup makanan dan bahan makanan

Jangan pernah memiliki kebiasaan membiarkan makanan dalam kondisi terbuka. Hal itu akan menyebabkan lalat dan serangga lainnya mudah masuk dan hinggap di makanan tersebut. Penting untuk menutup makanan dengan tutup yang baik. Simpan makanan di tempat yang aman agar tidak mengundang hewan lain ikut memakan makanan Anda. Tidak hanya makanan saja, namun bahan makanan pun harus Anda simpan dengan aman.

3.    Gunakan lem anti lalat

Jika Anda sudah melakukan berbagai macam cara namun lalat masih membandel hal yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah gunakan lem anti lalat.  Lem ini menjadi solusi praktis bagi Anda untuk membuat lalat tidak hinggap di makanan atau berada di dalam rumah Anda. Untuk bisa mengusir lalat dengan baik Anda bisa menggunakan produk terbaik seperti lem lalat Cap Gajah. 

Lem lalat Cap Gajah ini memiliki daya rekat yang kuat sehingga lalat tidak akan mudah terlepas dari jeratan lem tersebut. Tidak hanya itu saja, lem lalat Cap Gajah ini harganya terjangkau dan tersedia dalam dua macam pilihan berupa kertas perangkap dan satunya dengan stik atau sedotan sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Cara penggunaan pun mudah yaitu Anda tinggal membuka kertas perekat pada lem tersebut, kemudian letakkan di lokasi yang banyak dihinggapi lalat. Untuk lem sedotan pengaplikasiannya dengan membuka tangkai lem dari penutupnya, setelah itu letakkan pada lubang dudukan yang sudah disediakan. Letakkan lem di lokasi yang sering dihinggapi lalat. Lalat akan mengira jika itu sedotan biasa sehingga akan menghinggapinya. Karena daya rekat yang kuat lalat tidak akan bisa kabur atau lolos dari jeratan lem sedotan tersebut. Silahkan ganti sedotan dengan yang baru jika lem sudah dipenuhi dengan lalat tersebut.

Lalat tidak boleh diabaikan karena sangat mengganggu baik dari segi kenyamanan dan juga segi kesehatan. Lakukan beberapa cara yang telah disebutkan di atas untuk menghindari berbagai macam bahaya lalat untuk kesehatan Anda kapan saja.
 

Artikel Menarik Lainnya:

Kembali